Sekilas hubungan Penulis dengan Raden Adipati Aria Kusumadiningrat

Penulis merupakan keturunan generasi ke IV dari R.A.A. Kusumadiningrat atau generasi ke XV dari Sunan Prabu Haur Kuning, yang diturunkan dari pihak Ayah.

R.A.A. Koesoemadiningrat (Kanjeng Prabu Jambansari) X Djoeragan Wiarsih

Ni. Rd. Ayu Tedja Bermaraningrat (Eyang Ayu) X Rd. Padmadikoesoema (Eyang Kolektor)

Rd. Garnawan Koesoemaamidenda (Kewong) X Ni. Rd. Siti Sarah

R. Rachmat Kusumaamidenda, Drs. H. (Memet) X Eliza Syarief, Dra. Hj.

Faizal Emirza, SE
Tommy Roza, SE, H.
Devy Rozanne, SE
Dewi Hannawati, SH. SPN
Ria Rozaria Kusumawati, ST

Raden Adipati Aria Kusumadiningrat merupakan Bupati Galuh ke III (1839-1886), menjabat pada usia 25 tahun selama 47 tahun, beliau dimakamkan di Gunung Sirnayasa, Jambansari, Ciamis.

Jasa-jasa R.A.A. Kusumadiningrat diantaranya adalah :

  1. Membangun Gedung Negara (Loji), Gedung Kabupaten Mesjid Agung dan Nagawiru, Kantor-kantor yang sampai sekarang bangunan tersebut masih ada.
  2. Berhasil menghilangkan Tanam Paksa (Cultuur Stelsel) di Ciamis, Pembangunan sarana-sarana peningkatan produksi pangan di Nagawiru, Cimandala Mangundireja berikut saluran-saluran irigasinya.
  3. Menebarkan bibit pohon kelapa, hingga Ciamis menghasilkan Kopra, sebagai produksi nomor dua setelah padi.
  4. Mendirikan sekolah-sekolah bagi rakyat biasa dan membangun mesjid-mesjid desa.
(Sumber : Buku Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tk. II Ciamis ke 345, diterbitkan tahun 1987, halaman 67)

Raden Adipari Aria Kusumadiningrat adalah putra ke 2 dari pasangan Raden Adipati Adikoesoema adalah Bupati Galuh ke II (1819-1839) dengan Raden Ayu Gilangkantjana. Sedangkan Rd. Ad. Adikoesoema juga merupakan putra ke 2 dari pasangan Raden Tumenggung WiradikoesoemaBupati Galuh ke I (1815-1819) dengan Raden Ayu Natakomala.

Riwayat hidup Rd. Ad. Aria Koesoemadingrat

Lahir di Imbanagara – 1814
Juru Tullis Regent Galoeh – Januari 1828
Letnan Dua Commandant Prajurit Galoeh – Januari 1831
Hoofd Gecommitteerde dengan nama Raden Tumenggung Djajanagara – 25 September 1831
Ganti nama menjadi Raden Tumenggung Koesoemadinata – 27 Desember 1837
Diangkat menjadi Regent (Bupati) Galoeh – 09 Maret 1839
Mendapat pangkat Raden Adipati Aria Koesoemadinata – 10 Mei 1851
Ganti nama menjadi Raden Adipati Aria Koesoemadiningrat – 28 Agustus 1855
Mendapat bintang Medaille dari Gubernur Jendral – 20 April 1865
Mendapat izin pakai Payung Kuning Medaille dari Gubernur Jendral – 06 Februari 1874
Mendapat Ridder Orde van den Nederlandsche Leeuw dari Ratu Belanda – 18 Februari 1878
Wafat dan dimakamkan di Gunung Sirnayasa, Jambansari, Ciamis – 18 Oktober 1886

R.A.A. Kusumadiningrat merupakan keturunan Sunan Prabu Haur Kuning – generasi ke XI, dengan susunan sbb :

SUNAN PRABU HAOER KOENING


Maharadja Tjipta Permana I (Tjipta Sanghijang)

Maharadja Tjipta Permana II X Tandonan Tandjoeng

Sang Adipati Panaekan X Ni. Raden Nataboemi

Dalem Lokasana X Ni. Ms. Ariboemi

Entol Tjigowang X Tidak ada data

Ni. Ms. Imbasari X Dalem Imbadipa

Ki. Ms. Wiradimanggala X Raden Ayu Natamantri

Raden Demang Poerajoeda I X Ni. Raden Ayu Madjanagara

Raden Tumenggung Wiradikoesoema X Raden Ayu Natakomala

Raden Adipati Adikoesoema X Raden Ayu Gilangkantjana

Raden Adipati Aria Koesoemadiningrat


R.A.A. Kusumadiningrat mempunyai 8 istri dan berputra 19, yang diantaranya R.A.A. Koesoemabrata menjadi Bupati Galuh ke IV (1886-1914) dan dimakamkan di Makam Sukasirna, Ciamis.

Catatan : Tulisan ini belum sempurna, apabila terdapat kesalahan, tambahan, kekurangan, koreksi, dapat dikirim melalui e-mail : faizal_emirza@yahoo.com atau faizal.emirza@gmail.com


Kunjungi : prabugaluhpakuan.com

Iklan